Tips hidup sehat di pandemi COVID 19

 Pandemi COVID-19 atau dengan nama lengkap Coronavirus Disease 2019 mampu membuat tatanan kehidupan lebih dari 200 negara di dunia terdampak. Dari isolasi kota atau lockdown, karantina wilayah hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia menjadi langkah tanggap darurat Pemerintah guna menghadapi wabah satu ini.


Kesehatan yang terganggu atau komplikasi penyakit akan memperburuk kesehatan pasien yang terdampak. Tentu untuk meminimalisasi terjangkit penyakit menghadapi era New Normal atau Adaptasi Kebiasan Baru diperlukan metabolisme tubuh yang optimal.


Berbagai kegiatan yang dilakukan di luar rumah pun perlu memikirkan berbagai perhitungan, apalagi dalam kondisi keramaian yang padat. Selain makan teratur, gizi dan nutrisi yang cukup, tubuh juga perlu asupan air minum yang sehat [1].


Sumber air minum sehat pun bisa didapatkan dari jus, infused water yang mengandung irisan buah atau sekadar air mineral. Mengapa kita harus memperhatikan asupan air minum? Air minum merupakan zat gizi esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Air juga tidak bisa disepelekan mengingat kandungan tubuh manusia terdiri dari 50% - 60% air [2].


Tubuh yang kurang sehat akan membuat aktivitas di era New Normal menjadi kian rentan. Perlu dipahami bahwa beraktivitas di luar juga harus menyesuaikan protokol kesehatan yang diiringi gaya hidup sehat.


Lantas, apakah pola konsumsi air yang baik juga termasuk dalam salah satu gaya hidup yang sehat? Bagaimana cara menjaga kesehatan sekaligus tetap terhidrasi selama masa New Normal?


Membawa Air Minum Sendiri

WHO menyarankan agar kita tetap terhidrasi baik di masa pandemi ini. Bawalah air minum dari rumah jika kita terpaksa keluar rumah. Meski dari rumah, kualitas air minum yang dibawa juga harus baik dan memenuhi kriteria layak konsumsi sesuai standar Kementerian Kesehatan Tentu air minum yang layak konsumsi sangat penting untuk hidrasi sehari-hari.


Interaksi di berbagai tempat yang rawan sentuhan memiliki potensi penularan tinggi. Maka dari itu, tidak ada salahnya membawa air minum sendiri saat bepergian.


Menjaga Jarak Saat Minum

Anjuran minum atau konsumsi air minimal 8 gelas sehari merupakan hal yang penting. Selain membuat organ tubuh tetap sehat dan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, tentu perlu pemahaman lebih tentang jarak saat beraktivitas di luar 


Saat beraktivitas di luar bukan tidak mungkin ada segelintir orang yang acuh mengenai protokol kesehatan yang menjangkit banyak pasien. Penyebaran COVID-19 sendiri berasal dari droplet atau cairan yang bisa saja menempel di besi atau objek lain [4]. Penularan droplet COVID-19 bisa melalui mulut, hidung, hingga sentuhan saat hendak mengonsumsi makanan atau minuman.


Apalagi ingin mengonsumsi air putih, kamu perlu menjaga jarak dengan orang sekitar agar potensi penyebaran bisa diminimalisasi sekecil mungkin.


Jaga Metabolisme Tubuh dengan Air Berkualitas

Metabolisme tubuh bisa ditopang dengan makanan sehat hingga suplemen pendukung seperti asupan vitamin C. Lantas, tubuh yang sehat juga memerlukan cairan tubuh yang berkualitas seperti air mineral 


Banyak kandungan yang rupanya terdapat pada setiap tetes air minum seperti Kalsium untuk kesehatan tulang, Kalium untuk ketahanan struktur gigi dan tulang, Zinc, Silika, dan zat lainnya yang menyehatkan tubuh.


Untuk menjaga daya tahan tubuh yang kuat dan sehat agar mampu mengarungi aktivitas di era New Normal tentu membutuhkan usaha yang maksimal. Jangan sampai mengonsumsi makanan dan minuman yang justru membahayakan tubuh.


Konsumsi buah yang rutin dan konsumsi air putih dengan cukup akan menjauhkan badan dari potensi penularan COVID-19. Yang pasti harus diiringi gaya hidup yang bersih dan protokol kesehatan seperti masker



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMPONEN PENGAMAN LISTRIK DAN ELEKTRONIKA